Sains, Teknologi, Seni dan Budaya

Goro-goro WO

Era awal 1980-an merupakan era pentas gabungan, baik itu ketoprak ataupun wayang orang. Berikut adalah salah satu cuplikan dari pentas gabungan wayang orang. Cuplikan ini merupakan sumbangan dari mas Riyanto (Cinere) berupa goro-goro. Goro-goro ini merupakan kolaborasi antara Ki Narto Sabdho (Petruk) dan Ki Anom Suroto (Bagong)…..

Silahkan menikmati di sini

Comments on: "Goro-goro WO" (3)

  1. Kang Edy
    untuk kali ini saya serius, gak cengengesan.
    Kanthi ndhaping manah, linambaran raos iklas, kepareng kula sakeluarga ngaturaken sugeng riyadi, nyuwun pangapunten sedaya kalepatan. Mugi-mugi kanthi greget Idul Fitri, nambahi rumaket anggen kita pasedherekan.
    Nuwun.

  2. Salam Kenal,
    Maju terus wayang kulit kita

  3. wayang kulit indonesia pal;ing joss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: