Sains, Teknologi, Seni dan Budaya

BIOTEKNOLOGI

GAMBARAN UMUM TENTANG BIOTEKNOLOGI
Sumber: http://bioteknologi-pertanian.blogspot.com/2009/12/bioteknologi.html

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologisemata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, sepertibiokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia,matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi panganadalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, daninsulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat prosesfermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal.

Silahkan membaca lengkapnya di sini……

Comments on: "BIOTEKNOLOGI" (3)

  1. widjanarko said:

    Mohon pencerahan mas, dulu pernah ada polemik tentang enzim babi pada salah satu produk penyedap rasa. Menurut informasi enzim babi tersebut untuk makanan bakteri agar tetap hidup, yang jadi masalah apakah produk penyedap rasa tersebut dapat dikatakan Halal. Saya jadi merenung membayangkan tanaman yang tumbuh disamping bak penampung tinja manusia, pasti akarnya menyerap kotoran yang dikatagorikan Najis……….apakah buah dari pohon tersebut tidak Haram kalau dimakan, nuwun.

    • Pak Widj. biasanya para peneliti dalam merakit suatu produk selalu memperhatikan beberapa hal, seperti Etika, Agama, sosial dan budaya. Seperti dalam kasus babi tersebut…mungkin salah satu penyimpangan, tapi kalau ada biasanya akan dibatalkan kalau produk itu dibuat di negara yang penduduknya mayoritas muslim…..nah kalau masalah halal-haram saya gak berani jawab bukan porsi saya……dan masalah najis dari resapan kotoran manusia…….ini juga bukan porsi saya, tetapi kotoran itu di dalam tanah akan dirombah oleh bakteri menjadi komponen2 yang diperlukan tanaman….perkara jijik….kayaknya beda dengan najis……halal/haram coba pak dimintakan pencerahanya kepada yang lebih tahu…
      Terima kasih

  2. tulisan yang menarik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: